
“Saya berada di bandara menunggu satu jam dalam antrean sampai saya tiba di konter check-in, dan tiba-tiba pada radius lima meter orang mulai melarikan diri dan meninggalkan barang bawaan,” kata seorang pemuda.
“Ketakutannya adalah ada seseorang yang membawa peluru, seketika itu juga saya meyelamatkan diri, hingga saya tersandung pada ban berjalan dan terbang sejauh enam meter.” Tambah pemuda itu.
Cangkang bom yang tidak meledak diyakini berasal dari perang Israel-Suriah tahun 1967. Dataran Tinggi Golan dihantam oleh bom berat dan artileri selama Perang Enam Hari, dan persenjataan yang belum meledak selama beberapa dekade masih ditemukan secara berkala.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, mereka diperiksa untuk dimintai keterangan. Petugas memutuskan, bahwa mereka tidak bersalah, hingga akhirnya diizinkan untuk pulang. (*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















