
Fenomena ini, kata Denny ternyata menandakan perairan itu sangat subur. Ketika fenomena ini terjadi berbagai pertemuan seperti unsur hara yang terangkat, kemudian saprofit yang bertemu dengan bakteri-bakteri.
“Ini yang menjadi seperti cahaya biologis atau bioluminescence, jadi warna-warni,” katanya.
Pernyataan senada juga diungkapkan Sekretaris Pusat Studi Sumber Daya dan Teknologi Kelautan UGM Bachtiar Mutaqin. Dia mengatakan ada beberapa kemungkinan di balik fenomena laut bercahaya ini. Terlebih pada bulan-bulan tertentu masuk musim timur yang anginnya berembus dari Australia.
“Tapi, belum tentu ketika ada fenomena upwelling ini lautnya bercahaya, tergantung seberapa banyak fitoplanktonnya. Tapi, tidak selalu ada fenomena upwelling kemudian lautnya bercahaya, itu tidak selalu. Mungkin ketika fenomena kemarin itu agak cukup kuat jadi membawa material fitoplanktonnya cukup banyak,” Bachtiar menambahkan. (*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















