Menurut Bima, dengan diberlakukannya kembali WFH untuk para ASN di Kota Bogor tidak ada masalah, sehingga nantinya kan diatur dalam satu minggu ke depan.

“Memang kasus covid di Kota Bogor cendrung landai, berdasarkan data kemarin nol kasus. Tetapi untuk satu minggu ini kita melihat masih krusial, jadi kita amati betul data-data dalam satu minggu kedepan. Sepertinya akan sedikit meningkat di atas kertas tetapi harusnya bisa terkendali setelah itu,” tutur Bima.

BACA JUGA :  LPDP Buka Beasiswa Co-Funding 2026, Kesempatan Kuliah S2 di China, AS, hingga Indonesia

Selain itu, menanggapi soal virus terbaru yaitu hepatitis. Menurut Bima hingga kini dirinya belum menerima laporan dengan adanya kasus tersebut. Dirinya pun mempelajari dari daerah lain untuk kemudian mengawasi pasien-pasien di rumah sakit terkait keluhan hepatitis pada anak.

BACA JUGA :  Momen HJB ke-544, Jaro Ade dan Pengcab IMI Kabupaten Bogor Susuri Jejak Raden Ipik dari Jasinga hingga Malasari

“Kita belum lihat itu kaitannya dengan vaksin, kita masih melihat data-data di lapangan. Belum ada indikasi ke situ, tapi saya minta Dinkes untuk mempelajari setiap puskesmas apakah ada atau tidak. Jadi kota masih pelajari dulu datanya,” pungkasnya. (Aditya)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================