Perumda Pasar Pakuan Jaya
Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor Bakal Perketat Akses Peredaran Daging Sapi. Foto : Adiya/bogor-today.com

BOGOR-TODAY.COM, BOGOR – Pasca adanya temuan penyakit yang menyerang hewan ternak sapi di Provinsi Jawa Timur karena terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) membuat Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor langsung bertindak cepat memonitoring peredaran daging sapi di sejumlah pasar tradisional.

Direktur Utama (Dirut) Perumda Pasar Pakuan Jaya, Muzakkir menyebut untuk mencegah peredaran yang semakin masif di pasar tradisional Kota Bogor pihaknya akan melakukan langkah untuk membahas dan memonitor semua daging sapi dengan memperketat akses masuk lebih ketat.

Baca Juga :  36 Orang Terpaksa Kehilangan Rumah Akibat Kebakaran di Jalan Senyiur Samarinda

Muzakkir menegaskan bahwa setiap pedagang di pasar yang bernaung di bawah Perumda Pasar Pakuan Jaya diyakininya telah memiliki dokumen Surat Keterangan Kesehatan Daging (SKKD)

Namun, untuk memastikan kembali para pedagang yang memiliki surat tersebut pihaknya masih mendata keseluruhan.

“Harusnya hampir semua sudah memiliki, karena sudah kita imbau terhadap semua pedagang. Dan hari ini, kami akan membahas dengan dinas terkait,” tegas Muzakkir kepada wartawan, Jumat (13/5/2022).

Baca Juga :  Usai Menyampaikan Pesan Kepada Anaknya, Pria di Bogor Ditemukan Tewas Tergantung

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor, Anas S. Rasmana meminta agar Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) di setiap pedagang di pasar, harus memiliki dokumen surat keterangan kesehatan daging (SKKD).