BOGOR-TODAY.COM, BOGOR – Tanaman padi di area persawahan seluas 5000 meter persegi atau 0,5 hektare di Desa Tegalwangi, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor mengalami gagal panen. Para petani menyebut gagal panen padi yang dialaminya diakibatkan serangan hama tikus dan kekurangan pupuk. Akibat kejadian itu, para petani mengalami penurunan omzet hingga 50 persen.
Saminah (60), petani asal Kampung Cilengkong menuturkan jika dalam kondisi normal atau saat panen tiba bisa mendapatkan 50 ikat padi. Satu ikat padi sama dengan dua kilogram atau sekitar tiga liter beras.
Ia mengaku, para petani sudah melakukan berbagai upaya, termasuk memburu tikus. Namun, upaya itu belum juga berhasil untuk mengurangi serangan hama tikus tersebut.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















