
Kepada petugas, para pelajar tersebut mengaku membeli senjata tajam berupa pedang melalui aplikasi jual beli online seharga Rp 60 ribu.
Khairuddin menerangkan, sebenarnya ada lebih dari delapan pelajar yang sedang berkumpul menunggu kelompok musuh.
Namun beberapa di antaranya telah melarikan diri saat petugas datang ke lokasi.
“Untuk selanjutnya, mungkin nanti kita akan serahkan ke Serse (Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur) dulu, nanti proses selanjutnya akan ditindaklanjuti sama Serse,” ujar Khairuddin. (net)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















