
“Disini ada sebanyak 97 Kepala Keluarga (KK) sekitar 246 jiwa, namun banyak juga yang lebih memilih mengambil risiko dengan pindah kembali ke kediaman mereka semula di Kampung Sinar Harapan lantaran di sini tidak nyaman,” ujarnya.
Menurut Yanto, warga hanya meminta pemerintah untuk segera membangun hunian tetap, jangan hanya memberikan ‘angin surga. “Kami tidak banyak permintaan, cukup tolonglah segera dibangunkan huntap itu saja. Mau dimana lokasinya tidak masalah yang penting ada tempat dan ada bangunannya, karena yang saat ini masih bertahan adalah orang-orang yang rumahnya benar-benar hilang saat bencana awal tahun lalu,” pintanya.
Terpisah, Kepala Desa Harkatjaya, Neneng Mulyati menjelaskan berdasarkan data yang dimilikinya tercatat ada 332 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di dua kampung, yaitu Kampung Parigi RT 02/01, Kampung Pasiripis , RT 02/12.
Dengan demikian, pihaknya terus berupaya agar pemerintah segera merealisasikan pembangunan huntap. “Ada 332 KK, untuk pengajuan dari dulu kita sudah proses dengan koordinasi terus untuk mendorong anggaran untuk segera dibangun huntap, tapi mudah-mudahan tahun 2023 ini bisa terealisasikan,” papar Neneng. (Didin/CR).
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















