
“Diskusi ini kali pertama digelar dan merupakan rangkaian dari program kegiatan yang dilakukan Pemuda Demokrat Indonesia. Program ini sifatnya mengenang momentum hari nasional, seperti hari ini diperingatinya hari lahirnya Pancasila,” terang Ki Soemantri.
Oleh sebab itu, pihaknya meminta untuk saling bahu-membahu agar terhindar dari adanya adu domba yang mengakibatkan perang saudara hingga terpecah belah.
“Meski semua beda pemikiran akan tetapi harus memiliki satu tujuan, yaitu Pancasila,” tutupnya. (B. Supriyadi)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















