Tidak puas mengeroyok SN dan istrinya, beberapa pelaku lainnya masuk ke rumah korban dan melakukan pelemparan dengan menggunakan batu. Mereka bahkan membakar dinding bambu bagian belakang rumah korban menggunakan jeriken berisi minyak yang telah disiapkan pelaku.

“Setelah mendapat informasi kejadian tersebut, Polres Probolinggo bergerak cepat mendatangi lokasi dan melakukan pembubaran massa dan pengamanan TKP,” ujarnya.

BACA JUGA :  Setelah Dicopot dari Kepala BGN, Ini Rincian Harta Kekayaan Dadan Hindayana

Setelah dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi, Satreskrim menangkap salah satu pelaku berinisial JL dan ada beberapa pelaku lain yang sedang dilakukan pengejaran.

“Dari pelaku JL ini barang bukti yang diamankan di lokasi kejadian, yakni 32 batu, 1 buah jeriken, 1 unit TV, satu botol berisi BBM, dan satu plastik mika penutup meteran listrik, pecahan genteng, asbes, jendela, dan pintu.

BACA JUGA :  Arab Saudi Buka Musim Umrah 1448 H, Visa Mulai Diterbitkan Sejak 31 Mei 2026

Atas kejadian tersebut, dirinya mengimbau agar masyarakat tidak mudah termakan isu hoaks sehingga dapat merugikan orang lain. “Kami pastikan isu santet itu adalah hoaks dan berharap kejadian itu tidak terjadi di tempat lain,” tutupnya. (*)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================