
Ia mengatakan, pada waktu warga masyarakat pertama kali mendatangi lokasi, dari mereka pada berteriak lantaran melihat adanya darah dan lain sebagainya di antara kepingan pesawat tempur yang meledak.
“Warga pada teriak-teriak jangan disentuh, cuma pada difoto,” kata Wahyudi.
Tempat Keramat Desa Nginggil
Menurutnya, dari salah satu foto yang saat ini beredar luas di jagat maya, dianggapnya terdapat salah satu foto yang hoaks dan sengaja disebarluaskan oleh salah satu awak media lokal di Blora hingga tak sedikit dari media nasional turut menayangkan foto tersebut.
“Tadi ada satu foto yang hoaks, yang masih kelihatan, pesawatnya. Itu bukan kejadian di sini, di sini sudah hancur kok, di sini kan ada warna kuningnya. Sudah jadi puing-puing,” terangnya.
Lebih lanjut disinggung apakah adanya peristiwa jatuhnya pesawat ada hubungannya dengan sejumlah tempat keramat di Desa Nginggil, Wahyudi enggan berkomentar kaitan itu.
“Kalau itu ya saya kurang tahu, soalnya masalah mistis, masalah kayak gitu nggak bisa komen,” katanya.
“Yang pasti waktu letusan itu kencang ya. Sampai getar tanahnya. Posisi saya pas di RT 03,” Wahyudi memungkasi. –(Net).
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















