
Pencabulan dilakukan dengan cara memegang bagian sensitif korban. Tersangka ZH mengakui perbuatannya.
Aksi bejat tersangka, yang merupakan pensiunan ASN, sudah berlangsung sejak satu tahun yang lalu kepada korban yang berbeda di rumahnya yang sekaligus dijadikan sebagai tempat mengajar mengaji.
“Di samping korban beserta tiga orang temannya, pelaku ZH diketahui juga melakukan hal yang sama kepada 7 orang anak-anak lainnya yang data-data korban sudah ada pada kami. Jadi total ada 11 korban,” ujar Kasat Reskrim. (net)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















