Neo Letto Masuk Islam Usai Bertanya Tentang Setan

BOGOR-TODAY.COM – Noe Letto lahir dengan nama asli Sabrang Mowo Damar Panuluh di Yogyakarta pada 19 Juni 1979. Noe Letto sempat menjadi perbincangan hangat publik setelah mengaku pindah agama.

Neo Mengaku bila pada awalnya ia adalah seorang atheis karena tidak bisa menemukan ajaran agama yang baik. Atheis adalah sebutan untuk orang-orang yang tidak meyakini keberadaan Tuhan dan meyakini bahwa Tuhan itu tidak ada.

Setelah menjadi seorang atheis, tak disangka Noe Letto pun akhirnya menemukan satu titik terang dalam hidupnya. Pada masa ketika Neo menjadi gelandangan di Kanada. Ketika itu, ia tidak mempunyai uang yang cukup sampai tinggal di Masjid. Lalu, dia masuk Islam setelah bertanya soal setan  kepada seorang Syekh di masjid itu.

BACA JUGA :  HARUSNYA ORANG INDONESIA PERILAKUNYA SESUAI DENGAN SILA-SILA YANG ADA DI PANCASILA

“Seandainya setan berkembang biaknya membelah diri gimana? Jadi makhluk yang baru pun melakukan dosa seperti makhluk sebelumnya. Wah ketampar saya disitu, berati kemampuan saya memahami agama bukan dari limitasi agama. Tetapi limitasi pemahaman dan data yang saya miliki,” ucap Noe Letto.

 

Profil Neo Letto

Semasa kecil, dia harus merantau ke Lampung karena perceraian kedua orang tuanya hingga akhirnya kembali ke Yogyakarta untuk melanjutkan pendidikan di SMA Negeri 7 Yogyakarta. Setelah itu, Noe melanjutkan pendidikan di University of Alberta, Kanada.
Dari universitas tersebut, ia mendapatkan dua gelar sekaligus yaitu sarjana matematika dan fisika. Baru setelah lulus kuliah, Noe pulang ke Yogyakarta dan merintis kariernya di dunia musik. Ia ternyata tidak hanya bermain musik, tapi juga mengikuti jejak dakwah sang ayah, Emha Ainun Najib di Rumah Maiyah, Yogyakarta. (net)

BACA JUGA :  Fajar/Fikri Tantang Wakil Korea di Final Singapore Open 2026
Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================