
“Hanya bedanya, gayanya sambil memegang buku bacaan. Ekpresi ok, kreativitas yes, tapi buku jangan dilupakan. Apa pun yang dilakukan ABG atau remaja tidak masalah asal tetap ingat untuk membaca buku,”lanjutnya
Untuk itu, TBM Lentera Pustaka mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap aktivitas membaca anak. Agar tidak hanya main atau nongkrong yang tidak bermanfaat.
Di samping itu juga agar tidak terlindas gawai yang kian memperdayakan anak-anak.
Ia berharap, melalui GSLW, buku bacaan dapat menjadi energi untuk mencetak generasi muda yang berkualiatas. Hingga tercipta manusia yang literat, manusia yang memahami realitas kehidupan secara objektif.
“Dengan adanya GSLW, setiap tamu dan masyarakat yang datang ke TBM Lentera Pustaka pun dapat bergaya catwalk di atas zebra cross yang lebih menarik daripada yang di Dukuh atas. Salam literasi,” pungkasnya (Fadilah)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















