BOGOR-TODAY.COM, AMBON – Gempa M 5,9 mengguncang wilayah Maluku Tenggara Barat pada Selasa (9/8/2022) malam. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG)  Stasiun Ambon mengungkap penyebab Gempa Tersebut. Kepala Stasiun Geofisika Ambon Herlambang Hudha mengatakan, gempa ikut dirasakan hingga ke Kaimana dan Sorong Papua Barat itu merupakan jenis gempa menengah yang disebabkan subduksi di Laut Banda.

Baca Juga :  Tega! Balita 4 Tahun Dianiaya Pasutri di Karo

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat aktivitas subduksi lempeng Laut Banda,” kata Herlambang, Selasa malam.

Herlambang menyatakan dari hasil analisis yang dilakukan, menunjukkan gempa tersebut memiliki mekanisme pergerakan geser naik atau oblique thrust.

Baca Juga :  Hasil Audiensi Kepala Desa, DPRD Janjikan 1000 Hunian Tetap di APBD Perubahan 2022

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik,” sebutnya.