BOGOR-TODAY.COM – Di beberapa negara, termasuk Indonesia, gigitan nyamuk lebih dari sekadar gangguan. Sangat menyebalkan rasanya jika nyamuk terbang, mengerumuni dan menggigit.

Ada lebih dari 3.500 jenis nyamuk, tapi hanya beberapa yang menggigit manusia. Hanya nyamuk betina yang menggigit manusia. Ini karena mereka memang membutuhkan darah sebagai sumber protein untuk telurnya.

Dari parasit malaria yang ditularkan oleh spesies Anopheles hingga virus yang menyebabkan demam kuning dan demam berdarah. Nyamuk bertanggung jawab atas penularan banyak penyakit berbahaya pada manusia.

Lantas, apa yang bikin nyamuk menggigit Anda? Apakah istilah digigit nyamuk karena darah manis benar-benar ada, atau justru golongan darah tertentu saja yang disukai nyamuk?

Baca Juga :  Kecanduan Junk Food? Ini Dia Cara Mengatasinya

Melansir Medical News Today, ada beberapa orang yang memang menjadi incaran nyamuk. Profesor kesehatan masyarakat di New Mexico State University, Jagdish Khubchandani mengatakan, ada beberapa alasan kenapa nyamuk tertarik pada manusia tertentu.

“Secara keseluruhan, penelitian menunjukkan bahwa wanita hamil, orang dengan suhu tubuh dan keringat tinggi, kehadiran mikroba kulit yang beragam, dan mereka yang memiliki kulit lebih gelap bisa lebih rentan [digigit nyamuk],” kata Khubchandani.

Baca Juga :  Resep Membuat Sop Tahu Bakso, Cocok Untuk Musim Hujan

Berikut ini beberapa alasan mengapa seseorang digigit nyamuk.

  1. Golongan darah

gol darah

Penelitian menemukan bahwa spesies yang berbeda memiliki preferensi untuk golongan darah yang berbeda. Misalnya, nyamuk Aedes albopictus menyukai golongan darah O, sedangkan Anopheles gambiae menyukai golongan darah AB.4

Selain itu, sekitar 80 persen orang menghasilkan sekresi yang menandakan golongan darah mereka. Nyamuk tertarik pada orang-orang ini lebih dari yang lain, terlepas dari apa jenis golongan darahnya.

  1. Ibu hamil

Ibu hamil