
Kurangi asupan lemak jenuh dan karbohidrat yang dapat berkontribusi pada kenaikan kadar kolesterol yang tidak sehat.
Sebagai gantinya, perbanyak konsumsi makanan seperti kacang-kacangan, buah, sayur, dan biji-bijian.
- Jarang olahraga
Mengutip berbagai sumber, olahraga yang teratur adalah salah satu cara terbaik untuk mengontrol kolesterol. Tidak perlu lari maraton, 40 menit berjalan kaki, berenang, atau bersepeda sudah bagus dalam mengolah kolesterol Anda.
- Tidak mengonsumsi lemak sama sekali
Orang dengan kolesterol tinggi memang perlu menghindari asupan lemak. Namun, bukan berarti tidak sama sekali.
Faktanya, tidak semua lemak perlu dihindari. Anda masih perlu mendapatkan asupan lemak tak jenuh tunggal yang menyehatkan jantung.
Lemak jenis ini ditemukan dalam minyak zaitun dan kacang-kacangan, serta beberapa makanan kaya asam lemak omega-3 seperti salmon, tuna, dan makarel.
- Jarang bergerak atau mager
Duduk terlalu lama sering dikaitkan dengan obesitas, penyakit jantung, dan tekanan darah tinggi. Kebiasaan ini juga dapat menurunkan kolesterol baik dan meningkatkan kadar trigliserida.
Hal ini berlaku bahkan jika Anda berolahraga secara teratur. Jika Anda bekerja di meja, cobalah untuk bangun dan bergerak setiap 30 menit.
- Menunda minum obat
Dokter akan memberikan resep obat jika Anda memiliki kolesterol tinggi. Dokter akan mempertimbangkan faktor-faktor termasuk kadar kolesterol, riwayat keluarga, gaya hidup, usia, dan risiko penyakit jantung untuk menentukan pengobatan terbaik bagi Anda.
Jangan takut untuk mulai minum obat. Pasalnya, menunda minum obat justru dapat memicu peningkatan risiko penyakit jantung dan masalah pada pembuluh darah.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















