
“Iya di TPA, nah kebetulan itu TPAnya di rumahnya guru ngaji ini. Muridnya ada sekitar 15 sampai 20 orang. Tapi korban yang mengakui itu baru 5 orang. Yah mudah-mudahan tidak ada korban lain,” terangnya.
Atas kejadian itu, lima orang tua dari anak tersebut telah melaporkan kasus ini ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bogor. Hingga kini, kasus dugaan pencabulan tersebut masih dalam penyelidikan lebih lanjut.
“Iya betul, kejadiannya di Cigudeg,” singkat Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin.
Sebelumnya, S alias C (30), seorang guru ngaji di Desa Cigudeg, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, diduga mencabuli lima muridnya yang masih di bawah umur. Kasus ini terungkap bermula dari adanya kecurigaan para orang tua yang melihat tingkah aneh anaknya karena tiba-tiba berhenti mengaji.
Kepala Desa (Kades) Cigudeg, Andi Supriadi mengatakan, salah seorang murid atau anak itu akhirnya menceritakan semua peristiwa yang menimpanya pada Jumat (26/8/2022).
“Baru tiga hari kemarin itu terungkap setelah mereka berani bicara ke orang tuanya masing-masing, itu pun mereka harus ngobrol dulu. Akhirnya ditanyalah, dan ternyata mereka dicabuli ama guru ngaji ini,” ucap Andi. –(Net).
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















