Proses evakuasi baru bisa berhasil setelah ular sanca ini lemas dan melepaskan ikatan tubuhnya pada kayu di antara rumah warga.

Sudarno mengatakan, bahwa ia sangat hobi memelihara reptil.

“Saya memelihara reptil-reptil karena hobi. Namun karena kandang ular ini apa adanya dan hanya menggunakan kayu dan kawat strimin maka ular-ular ini lepas dan masuk ke rumah-rumah,” katanya.

BACA JUGA :  Hari Raya Waisak: Makna, Sejarah, dan Tradisi Umat Buddha

Sementara warga sekitar mengaku resah dan takut dengan kejadian ini. “Apalagi kejadian lepasnya ular sanca ini merupakan kejadian yang keempat kali dan selalu masuk ke rumah warga. Kali ini ada 6 ular yang lepas namun baru ditemukan 1 ekor,” ujar Solehan.

Warga sempat protes kepada pemilik ular untuk memindahkan ular-ular miliknya karena sudah meresahkan warga sekitar.  Namun hingga terjadi empat kali peristiwa lepasnya ular ini, pemilik mengaku belum mau memindahkan ularnya.

BACA JUGA :  Wabup Jaro Ade Apresiasi Bogor Hujan Trail Dorong Sport Tourism dan Penguatan UMKM

Padahal, ular-ular milik Sudarno sering lepas dan dipelihara di dekat pemukiman rumah-rumah warga yang berjejer. (net)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================