Inilah Kebiasaan Buruk Ternyata Bisa Gampang Bikin Kulit Kering

BOGOR-TODAY.COM Kulit kering adalah masalah yang terjadi ketika lapisan kulit paling atas (epidermis) tidak mendapatkan kelembapan yang cukup. Akibatnya, kulit terlihat seperti bersisik, mengelupas, hingga pecah-pecah.

Siapa pun bisa terkena kondisi kulit yang satu ini, tapi orang lanjut usia biasanya lebih rentan. Hal ini disebabkan karena lansia mengalami penurunan produksi sebum, yakni minyak alami yang berfungsi sebagai pelumas kulit.

Kulit kering umumnya terjadi pada waktu tertentu, seperti akibat paparan polusi atau karena kulit yang terbakar. Namun, bagi beberapa orang, kondisi tertentu bisa memicu kulit kering.

Ada beberapa kebiasaan yang bisa menyebabkan kulit kering dan mengalami dehidrasi sebagai berikut.

  1. Sering ngopi

Minuman berkafein seperti kopi dan teh hitam dapat mengeringkan kulit dari dalam dan membuatnya dehidrasi.

Sebuah penelitian menemukan bukti bahwa terlalu banyak minum kopi dapat menyebabkan kulit kering dan bertambahnya kerutan. With Pinco indir players can easily bring the excitement of online gaming to their mobile devices. The app offers smooth performance, quick access to slots, table games, and live dealers, all optimized for smartphones. Downloading the application gives users the freedom to play anytime and anywhere with full security. Fast transactions, instant updates, and exclusive promotions make the Pinco app a must-have for those who value comfort and reliability while enjoying their favorite casino games on the go.

  1. Kurang minum air putih
BACA JUGA :  Bupati Bogor Raih Penghargaan Nasional atas Keberhasilan Infrastruktur dan Konektivitas Daerah

Minum 2 liter atau 8-10 gelas air setiap hari penting untuk menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh, termasuk juga kesehatan kulit. Air memainkan peran penting dalam membuat kulit bersinar dan bebas kering.

  1. Mandi air panas

Mandi air panas memang dapat memberikan efek relaksasi. Namun, air panas akan membuat kulit mengering.

Ahli mengatakan bahwa air panas dapat mengeringkan kulit karena suhu panas yang dapat menghilangkan minyak alami pada kulit. Hasilnya, kulit akan terasa kering dan iritasi.

Selain itu, panas juga dapat mengganggu skin barrier alami, yang dirancang untuk menahan kelembapan kulit.

  1. Mencuci tangan secara berlebihan

Pada masa pandemi Covid-19, mencuci tangan memang penting. Namun, terlalu sering mencuci tangan dapat menghilangkan kelembapan alami kulit serta mengganggu skin barrier. Kondisi ini membuat kulit rentan terhadap kekeringan.

BACA JUGA :  Klasemen MotoGP 2026 Berubah Drastis Usai GP Hungaria, Marc Marquez Meroket ke Lima Besar

Untuk itu, jangan lupa oleskan krim pelembap setelah mencuci tangan untuk mengunci hidrasi kulit.

  1. Menggunakan produk dengan pewangi

Pewangi yang terdapat pada produk kecantikan dan perawatan kulit seperti pelembap, tabir surya, deodoran atau makeup dapat mengiritasi kulit yang sensitif.

Sebagai gantinya, pilihlah produk dengan label ‘fragrance-free’ atau ‘bebas pewangi’.

  1. Mengabaikan faktor kelembapan

Dalam lingkungan yang kurang lembap atau kering, kulit tidak memiliki banyak kelembapan untuk dipertahankan. Hal ini akan menyebabkan kekeringan pada kulit.

Jika Anda rentan terhadap kekeringan akibat perubahan cuaca, sebaiknya gunakan krim pelembab yang lebih kental daripada lotion yang ringan. Krim pelembap yang lebih tebal dapat membantu mempertahankan kelembapan pada kulit.

  1. Sering pakai produk dengan retinol

Retinol adalah bahan aktif yang digunakan untuk mengobati jerawat, flek hitam, hiperpigmentasi, dan tanda-tanda penuaan lainnya. Sayangnya, menggunakan produk dengan kandungan ini dalam jumlah yang banyak dapat menyebabkan beberapa masalah kulit seperti iritasi kulit, kemerahan atau kekeringan.

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================