Siwo PWI Pusat
Kondisi usai terjadinya kericuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022) Foto : Istimewa

BOGOR-TODAY.COM, JAKARTA – Seksi Wartawan Olahraga atau Siwo PWI Pusat mengeluarkan pernyataan terkait tragedi Kanjuruhan, pascalaga Arema FC vs Persebaya di Liga 1, Sabtu (1/10/2022).

Tragedi yang membuat sepak bola Indonesia berkabung itu telah menelan korban jiwa lebih dari 100 orang.

Dalam keterangan tertulisnya yang diterima wartawan, Senin (3/10/2022) Siwo Pusat yang memiliki 35 perwakilan daerah se-Indonesia turut prihatin atas tragedi yang mencoreng dunia olahraga dan nama bangsa Indonesia itu.

Baca Juga :  Pembangunan GOR Mini di Kota Bogor Terus Dikebut

Siwo PWI Pusat

Sejauh ini korban jiwa di Kanjuruhan menurut pihak kepolisian mencapai 129 orang. Sementara data dari Arema Crisis Center sebanyak 134 orang dinyatakan meninggal dunia.

Melihat dari data sementara jumlah korban meninggal dunia itu, tragedi Kanjuruhan merupakan yang terbesar di dunia sepakbola setelah tragedi di Stadion Nasional (Estadio Nacional), Lima, Peru, saat pertandingan Peru melawan Argentina tahun 1964 yang menewaskan 326 orang.

Baca Juga :  Sekelompok Orang Pukuli Remaja hingga Diancam Pistol di Kemang

Atas kejadian tersebut, Siwo PWI Pusat dalam rilisnya yang ditandatangani Ketua AAGWA Ariwangsa dan Sekretaris, Suryanyah menyampaikan pernyataan keprihatinan sebagai berikut: