Sri menjelaskan, QRIS itu sebuah alat transaksi yang berbentuk barcode. Metode transaksinya bisa melalui perbankan ataupun lembaga keuangan. Ia juga mengakui bahwa PPJ Kota Bogor sempat menggunakan aplikasi digital beberapa waktu lalu, salah satunya CMS (Content Management System).

“CMS itu adalah sebuah sistem yang mengefisienkan terhadap pedagang kepada pengelola pasar. Contohnya seperti pedagang itu membuka salah satu rekening perbankan yang menjadikan wadah untuk terintegrasi kepada keuangan kita,” bebernya.

BACA JUGA :  Eva Rudy Susmanto Ajak Pelaku UMKM Kabupaten Bogor Melek Digital dan Siap Naik Kelas

Artinya, sambung dia selain kepemilikan rekening pribadi itu bisa digunakan untuk kewajiban membayar service charge atau biaya layanan untuk, kebersihan, keamanan dan pelayanan lainnya. Itu semua sudah terintegrasi dalam satu sistem dengan sistem debit perbulan-nya dengan nominal sesuai Surat Keputusan (SK) Perumda Pasar Pakuan Jaya.

BACA JUGA :  Demi Efisiensi, Pemkab Bogor Bakal Lelang Kendaraan Dinas

Sejauh ini, Sri menambahkan ada beberapa pasar yang berada di naungan PPJ sudah memakai QRIS, seperti Blok F, Pasar Merdeka dan Pasar Bogor. Maka dari itu, pihaknya terus menyosialisasikan kepada para pedagang untuk mengikuti era digitalisasi ini. (B. Supriyadi)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================