BOGOR-TODAY.COM, BOGOR – Akibat bencana longsor yang menimpa delapan rumah di Sukamulya, RT.02/03, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor yang terjadi pada Minggu sore.

Anggota DPRD Kota Bogor, Devie Prihartini Sultani meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk melakukan pencegahan bencana terutama disaat musim penghujan.

Dia juga meminta pembangunan turap atau tembok penahan tanah (TPT) menjadi prioritas pembangunan Pemkot Bogor, sebab banyak pemukiman di Kota Bogor kontur tanahnya berundak undak.

“Jadi tidak hanya ada bencana baru dipikirkan, baru pakai biaya tidak terduga (BTT), itu harus menjadi rancangan yang matang pada saat mempersiapkan anggaran-anggaran program kerja,” kata Devie usai memberi bantuan kepada warga terdampak longsor, Senin (10/10/2022).

BACA JUGA :  Gugatan Nikita Mirzani Ditolak, Kuasa Hukum Reza Gladys Sebut Putusan Perkuat Argumentasi Mereka

Saya sudah meminta kepada Pemkot harus selalu melakukam pencegahan jangan melaksanakan itu setelah ada akibat,” imbuh Devie.

Devie yang juga politisi Nasdem mengingatkan kepada DPRD dan Pemkot Bogor untuk bersama sama melakukan perbaikan-perbaikan untuk mencegah adanya korban-korban berikutnya.

“Saat ini yang kita bantu adalah kebutuhan pangannya agar tetap tersedia. Jangan sampai mereka tidak bisa makan, kedepan baru kita lihat apa yang bisa kita bantu, besok juga ada kerja bakti saya minta tim kita bantu untuk bantu mereka,” ucap anggota Komisi IV ini.

BACA JUGA :  Kebiasaan Begadang Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak, Orang Tua Diminta Lebih Waspada

Dirinya juga mengapresiasi warga sekitar lokasi longsor yang membuat dapur umum untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak longsor. “Saya salut artinya gotong royong dan kepedulian terhadap tetangga itu masih tinggi,” ujarnya.

Dia menambahkan, kedua korban luka sudah dibawa ke rumah sakit untuk mendapat pengobatan.

“Menurut informasi dari BPBD korban sudah dibawa ke RS, memang ini harus menjadi tanggug jawab Pemkot Bogor, jangan sampai mereka (korban) harus dipusingkan pembayaran rumah sakit,” pungkasnya. (Aditya)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================