“Dulu kita ga punya. Sekarang ada cafetarianya. Dulu kelas kita ada 7 dengan kapasitas murid 10 anak sekarang ada 9 kelas dengan kapasitas per kelasnya 15-20 orang. Tapi kita batasi sampai 15 anak supaya lebih efektif. Jumlah pembimbing kita ada 12 pengajar. Jadwal pembelajarannya dari Senin sampai Sabtu dengan jadwal kelas pagi dan siang,” terangnya.

Yuanita mengatakan, berdasarkan hasil penelitian ilmiah dalam bidang pendidikan, siswa yang belajar dengan konsep yang menyenangkan akan lebih termotivasi dan akan lebih mendapatkan hasil belajar yang efektif dan maksimal.

BACA JUGA :  Prabowo Ganti Pimpinan Badan Gizi Nasional, Nanik Sudaryati Deyang Ditunjuk Jadi Kepala Baru

“Dengan moto Fun Learning, Effective Learning dimana pembelajaran dilakukan secara aktif dan menyenangkan untuk hasil yang efektif,” kata dia.

Yuanita menjelaskan, pembelajaran di BILI, dilaksanakan sesuai dengan kelompok umur, agar siswa fokus bahasa dan penyampaian materi belajar sesuai dengan cara belajar masing masing anak.

BILI mengadaptasi 5 metode belajar yaitu, Total Physical Response (TPR), Active Learning, Communicative Language Learning, Inquiry Based Learning, dan Integrated Learning, untuk memastikan setiap pembelajaran baik online dan juga offline berlangsung aktif, interaktif, dan efektif.

BACA JUGA :  Puncak HJB ke-544, Pemkot Bogor Tabur Penghargaan Bagi Masyarakat Kontributif dan Mitra Strategis

Terdapat juga program belajar Bahasa Inggris dengan tujuan khusus (English for Specific Purposes ESP) seperti TOEFL, IELTS, TOEIC, Conversation, dan Scientific Writing Course. Sebagai determinasi BILI untuk terus memberikan kualitas pendidikan dan pelayanan yang terbaik.

“BILI bertekad untuk selalu berkomitmen agar masyarakat Indonesia, khususnya di Bogor dapat terus bersaing dan menjadi Sumber Daya Manusia yang kompeten,” pungkasnya. (Aditya)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================