Dhoni membeberkan, modus tersangka ini awalnya melakukan pemanasan terhadap para peserta ataupun para siswa ekskul, pada saat itulah tersangka mendatangi salah satu korban dan sempat memegang kemaluan korban.

“Sementara ini korbannya satu. Sampai saat ini kami masih melakukan proses penyelidikan dan sejauh ini belum mendapatkan petunjuk CCTV yang memang memperlihatkan perbuatan tersangka terhadap korban,” tutur Dhoni.

BACA JUGA :  7 Ciri Seseorang yang Memiliki Kesan Berkelas Tanpa Harus Mewah

Sementara ini diketahui Sekolah At-Taufiq yang sedang dalam konflik dalam 3 bulan terakhir ini memang dikelola oleh Yayasan Al Irsyad Bogor dengan pengawasan Plt. Kepala Sekolah dari Dinas Pendidikan Kota Bogor.

Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bogor, Iceu Pujiati mengaku prihatin atas adanya kasus tersebut. Oleh karena itu, DP3A melalui Unit Pelayanan Teknis Daerah Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (UPTD PPA) akan berkoordinasi dengan kanit PPA Polresta Bogor Kota untuk melindungi atau mengassemen korban.

BACA JUGA :  Hari Lahir Pancasila, Ketua DPRD Bogor Ajak Warga Jaga Persatuan

“Nantinya akan ada penjangkauan kasus yang dilakukan petugas konselor dari UPTD PPA dan petugas lapangan kami, untuk mengetahui dampak dari kasus pelecehan tersebut terhadap korban atau orangtua korban,” tuntasnya. (B. Supriyadi)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================