
BOGOR-TODAY.COM, BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan percepat pengerjaan jalan amblas di Jalan KH Tb M FalakJalan KH Tb M Falak (Darul Quran), Kecamatan Bogor Barat, yang memakan waktu selama 4 bulan.
Pasca terjadinya longsor pada 11 Oktober lalu. Akses jalan yang menghubungkan antara Jalan Semeru dengan Simpang Loji ditutup sementara hingga perbaikan selesai.
Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengungkapkan, kami sangat memahami bahwa warga membutuhkan pengerjaan yang cepat, karena warga dirugikan oleh waktu yang biasanya mengakses jalan ini harus berputar.
“Banyak sekali keluhan yang kami tangkap melalui berbagai macam kanal bahwa warga sangat menderita. Kami sangat memahami itu, maka saya meminta semuanya dipercepat,” ungkap Bima di lokasi, Selasa (1/10/2022).
Bima menyampaikan, bahwa pihaknya akan melakukan pergeseran anggaran untuk kemudian dialokasikan melalui dana Biaya Tak Terduga (BTT) untuk segera dikerjakan.
“Jadi minggu depan sudah mulai dikerjakan, kami sudah hitung cepat membutuhkan sekitar 4,6 miliar untuk membangun kembali ini. Tetapi kamu pun harus memastikan semuanya harus sesuai aturan,” ujarnya.
Bima menjelaskan, pengerjaan tersebut tidak boleh melewati tahun 2022, karena itu pengerjaanya akan dibagi menjadi dua tahap.
Pengerjaan tahap pertama dengan biaya sekitar Rp2,4 miliar dan akan dikerjakan mulai Minggu depan hingga Desember 2022, selama dua bulan.
Sementara, untuk tahap kedua ialah proses finishing 50 persen dari sisa anggaran dengan pengerjaan mulai bulan Januari 2022 hingga Februari 2023.
“Diperkirakan total pengerjaan 4 bulan bisa selesai jadi lewati tahun tahap 1 dan 2. Mudah-mudahan dalam 4 bulan bisa selesai, ini sudah kami percepat sesuai dengan aturan semua,” jelas Bima.
Bima menerangkan, terkait pengalihan arus kendaraan untuk semenra akan diantisipasi untuk dilakukan pengecekan langsung di lokasi-lokasi titik macet pada pagi hari. Setelah itu akan dilakukan penambahan personel dan koordinasikan dengan pihak Kepolisian.
“Kemudian nanti kita akan lihat beberpa titik yang menjadi jalan tikus opsinya seperti apa. Intinya kami akan mengerahkan tenaga lebih, baik dari dishub maupun kepolisian,” pungkasnya. (Aditya)
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















