
Ke depan, sambung Dedie, permasalahan aset ini juga tak luput dari perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Makanya dalam peninjauan, Dedie mengajak serta jajaran Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor untuk menginventarisir lebih lanjut.
“Supaya bisa dipelihara oleh APBD kita. Maka nanti harus ada pembicaraan lebih teknis apakah aset ini dihibahkan atau diserahkan kepada Pemkot Bogor, kemudian kita nanti bersama-sama memelihara lebih intens dengan anggaran APBD kita,” jelasnya.
Dari hasil peninjauan dan pengalaman, Dedie menilai kebutuhan masyarakat akan jembatan ini sangat tinggi. Sehingga bukan tak mungkin, jembatan ini akan diperlebar. Dengan catatan, sudah menjadi aset Pemkot Bogor.
“Saya apresiasi warga, baik yang di sisi Kebon Kalapa maupun sisi Gunung Batu yang selama ini ikut serta memelihara jembatan yang usianya 100 tahun. Bayangkan 100 tahun sudah di cat, sudah di las dan sudah ditambah material. Tapi ternyata memang butuh penanganan yang lebih serius,” kata Dedie. (Aditya)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















