
Selain itu, Beam juga akan meluncurkan panduan parkir baru yang dapat diakses melalui aplikasi.
“Panduan parkir baru ini akan ditampilkan sebelum pengguna memulai berkendara dengan tujuan mengingatkan seluruh pengguna untuk memarkir armada Beam sesuai dengan regulasi yang berlaku sehingga dan terhindar dari hukuman atau denda,” terangnya.
Dia merinci, selama beberapa minggu mendatang, tempat parkir armada akan ditandai menggunakan stiker khusus, sehingga memudahkan pengguna untuk memarkir armada pada posisi yang tepat dan memastikan armada akan berada di tempat yang sudah ditentukan saat tidak digunakan.
Di lokasi tertentu, seperti sekitar Istana Kepresidenan ataupun kantor pemerintah lainnya, akan menyematkan teknologi geofencing untuk menerapkan zona ‘Dilarang Parkir’ khusus.
Dengan teknologi ini, kata dia, sistem GPS akan secara otomatis mendeteksi dan mengingatkan pengguna jika memasuki zona ‘Dilarang Parkir’, dan dilarang mengakhiri perjalanan ataupun memarkir armadanya.
Pihaknya mengapresiasi atas adanya teguran dari Bima Arya serta saran dari masyarakat tersebut, dan memastikan kerja sama yang terjalin bersama Pemkot Bogor akan terus berlanjut.
“Kami mengapresiasi masukan dari masyarakat yang sudah membantu Beam meningkatkan layanan mikromobilitas dan menghadirkan dampak positif bagi pengguna baru ataupun masyarakat yang sudah sering menggunakan armada kami,” paparnya.
Kami telah merespon masukan dari masyarakat dengan cepat dan berterima kasih kepada Pak Bima Arya, Wali Kota Bogor atas bantuannya dalam menentukan lokasi parkir armada Beam yang baru,” pungkasnya.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















