Sayangnya, karena belum dapat mengungkapkannya, bayi mengutarakan ketidaknyamanan yang ia rasakan dengan rewel dan menangis.

  1. Lemas

Pada penyakit DBD, terjadi proses peradangan hebat dalam tubuh. Oleh sebab itu, gejala demam berdarah pada bayi yang dapat Anda amati ialah ia akan tampak lemas atau tidak aktif.

  1. Pucat

Ciri demam berdarah yang satu ini berkaitan dengan perdarahan. Pada bayi dengan DBD, mereka dapat mengalami perdarahan yang banyak sehingga akan terlihat pucat.

Kurangnya cairan dalam pembuluh darah akibat merembes ke luar pembuluh darah juga dapat menyebabkan bayi tampak pucat. Ini sudah merupakan gejala berat pada BDB.

  1. Muntah

Sama seperti pada anak dan dewasa, penyakit DBD pada bayi juga menimbulkan ketidaknyamanan pada perut. Pada bayi yang mengalami DBD, mereka bisa menunjukkan gejala muntah, mual, serta nyeri perut.

BACA JUGA :  Cegah Longsor di Trase Baru Batutulis, Wali Kota Bogor Siapkan Skema Penanaman Pohon Penahan Tebing

Jadi, jika menemukan si Kecil muntah disertai berbagai gejala yang telah disebutkan, jangan tunda untuk segera memeriksakan kondisinya ke dokter.

  1. Buang Air Kecil Berkurang

Buang air kecil yang berkurang juga merupakan gejala DBD pada bayi. Ini terjadi akibat kurangnya cairan dalam pembuluh darah. Pada kondisi ini, pertolongan harus diperoleh segera.

  1. Perdarahan

Bayi yang mengalami DBD juga dapat mengalami perdarahan di berbagai lokasi. Misalnya mimisan, gusi berdarah, buang air kecil berdarah, atau buang air besar berdarah.

  1. Napas Cepat

Salah satu gejala DBD pada bayi yang perlu diwaspadai adalah napas yang cepat. Ini terjadi karena adanya rembesan plasma darah.

Pada penyakit DBD, terjadi rembesan plasma sehingga cairan dalam pembuluh darah dapat berpindah ke luar pembuluh darah. Cairan ini dapat berkumpul di paru-paru sehingga menimbulkan gejala sesak napas yang ditandai dengan napas cepat.

BACA JUGA :  Car Free Night Istimewa Akan Hadirkan Suasana Malam Penuh Warna

Kini Anda telah mengenali berbagai gejala DBD pada bayi, baik pada fase awal hingga fase berat. Jika cepat dikenali, maka orang tua akan lebih cepat membawa anak ke fasilitas kesehatan untuk ditangani sehingga dapat mencegah kematian bayi akibat DBD.

Umumnya penanganan utama pada kondisi DBD berupa pemberian cairan yang cukup serta pemberian obat-obatan sesuai gejala yang muncul.

Apabila memiliki pertanyaan seputar topik terkait ataupun masalah kesehatan lainnya, Anda dapat bertanya langsung kepada dokter melalui fitur Tanya Dokter dari KlikDokter.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================