Tak hanya untuk pejalan kaki, akses Jembatan Ledeng saat ini juga sering digunakan sebagai jalur alternatif kendaraan roda dua untuk menghindari kemacetan saat Jalan KH. TB M. Falak masih dalam perbaikan.

Jembatan Ledeng, yang semula berlantai papan kayu yang sudah keropos dan tiang besi yang berkarat, kini sudah diganti menggunakan Bordes (pelat datar) dan pallet sebagai pagar pelindung agar pejalan kaki lebih aman dan nyaman serta jembatan pun indah dipandang.

Usai diresmikan oleh Bima Arya, jembatan ini pun langsung bisa digunakan warga dan anak-anak sekolah dengan berjalan kaki.

BACA JUGA :  Dua SK Pengurus Beredar, Ketua Kadin Kota Bogor Versi Dona Disomasi Terbuka

Mewakili warga sekitar, Ketua RW 11 Kelurahan Gunung Batu dan Ketua RW 7 Kelurahan Kebon Kalapa menyampaikan terima kasih kepada pemberi CSR dan Pemkot Bogor.

Ketua RW 7 Kebon Kelapa, Sofyan Sauri menceritakan bahwa sebelumnya ia memposting sebuah video dan foto yang ditujukan kepada Pemkot Bogor. Tak lama setelah itu kemudian dirinya mendapat telpon dari pemberi CSR bahwa akan ada bahan material yang masuk untuk perbaikan jembatan.

BACA JUGA :  Jenal Mutaqin Ajak Warga Manfaatkan Program Sunat Gratis di Puskesmas se-Kota Bogor

“Terus terang saya merasa senang, saya merasa mimpi ini,” katanya.

Untuk itu, ia mewakili warga menyampaikan dan mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan kebaikan dari donatur yang telah memperbaiki jembatan, sehingga masyarakat sekitar terutama anak anak sekolah yang biasa berjalan kaki tidak harus menggunakan angkutan umum. Karena dengan adanya jembatan ini, warga hanya perlu berjalan kaki untuk melakukan mobilitas lintas wilayah. (Aditya)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================