Krav Maga
Mengenal Krav Maga, Teknik Bela Diri yang Digunakan Personil Militer. Foto : Istimewa.

BOGOR-TODAY.COMKrav maga berfokus pada berbagai situasi yang mungkin terjadi, mulai dari menghadapi pisau hingga senjata api. Jenis bela diri ini dapat digunakan sebagai pertahanan diri ketika menghadapi situasi yang mengancam, terutama pada wanita.

Penasaran dengan teknik bela diri ini, berikut ini sekilas mengenai sejarah, prinsip, dan teknik dasar dalam krav maga yang perlu diketahui.

Sekilas tentang krav maga

Krav maga adalah suatu bentuk sistem pertahanan diri yang dikembangkan oleh Israel Defense Forces (IDF) untuk melatih personil militer mereka dalam pertarungan tangan kosong dengan jarak dekat. Olahraga bela diri ini menggunakan gerakan naluriah dan serangan balik yang agresif, tanpa elemen seni bela diri tradisional.

Dalam krav maga training, Anda akan menggunakan pukulan, tendangan, lutut, siku, dan teknik bergulat dalam mempertahankan diri. Hal ini membuat krav maga menjadi sebuah teknik yang unik dan praktis, karena bisa membawa Anda ke tingkat kemahiran tinggi dalam pertarungan tangan kosong dan pertahanan diri dalam waktu singkat.

Krav maga atau juga terkenal dengan contact combat ini dikembangkan oleh Imi Lichtenfeld, seorang seniman bela diri Israel kelahiran Hungaria. Lichtenfeld mengembangkan teknik krav maga dan terus menyempurnakan metode pertahanan diri bagi semua kalangan, termasuk teknik bela diri untuk wanita bahkan anak-anak.

Baca Juga :  Tim Medis Brimob Polri Jemput Bola Beri Pelayanan Kesehatan Pengungsi Gempa Cianjur

Krav Maga

Saat berlatih, umumnya ada sejumlah prinsip utama dalam krav maga yang perlu Anda perhatikan, antara lain:

  • Identifikasi bahaya langsung,
  • Gunakan reaksi alami tubuh,
  • Mempertahankan diri dan melakukan serangan balik secara bersamaan,
  • Targetkan titik lemah secara agresif saat melakukan serangan balik, dan
  • Teknik harus efektif, terlepas dari ukuran dan kekuatannya.

Setiap aspek pelatihan krav maga akan didasari pada prinsip tersebut yang membuatnya berbeda dengan bela diri pada umumnya. Perbedaan utama krav maga adalah tidak adanya aturan, sehingga Anda bisa melakukan serangan mengarah ke mata, pukulan keras ke selangkangan, hingga cengkeraman tenggorokan. Teknik dalam olahraga bela diri lainnya tidak memperbolehkan gerakan-gerakan ini.

Krav maga juga tidak memiliki perlombaan resmi, karena memang tekniknya ditujukan untuk menghadapi situasi dalam kehidupan nyata, misalnya saat Anda menghadapi suatu tindak kriminal.

Teknik dasar dalam bela diri krav maga

Pada dasarnya, krav maga merupakan teknik bela diri yang bisa dilatih oleh siapa saja. Sebuah penelitian pada tahun 2019 menemukan bahwa mengikuti satu sesi kelas krav maga mungkin sudah cukup untuk meningkatkan kecepatan dan kekuatan tendangan peserta untuk mempertahankan diri dalam kondisi tertentu.

Baca Juga :  Resep Masakan Terik Tempe

Sebelum memulai latihan, salah satu prinsip penting yang perlu Anda pahami adalah menyerang titik lemah atau soft spot. Titik lemah pada tubuh seseorang, termasuk mata, hidung, telinga, rahang, tenggorokan, selangkangan, lutut, dan tendon achilles.

Krav Maga

Apabila Anda sudah memahami prinsip tentang soft spot, selanjutnya Anda bisa berlatih beberapa teknik dasar dalam bela diri krav maga seperti berikut ini.

  1. Tendangan selangkangan

Gerakan ini bisa Anda lakukan dengan menendang pada bagian selangkangan atau pangkal paha dengan kecepatan dan kekuatan semampunya. Anda bisa melakukan teknik ini dengan langkah-langkah berikut ini.

Mulailah dengan posisi bersiap menghadap lawan, sambil meletakkan kaki terkuat Anda berada di belakang.

Tendang kaki Anda lurus ke atas mengarah ke bagian pangkal paha lawan. Libatkan pinggul dan paha depan Anda saat melakukan gerakan.

Condongkan juga tubuh sedikit ke belakang dari pinggang untuk menjaga keseimbangan saat melakukan tendangan.