Saat kebakaran, ada enam armada damkar milik Pemkab Asahan dan Tanjungbalai yang dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api selama kurang lebih enam jam.

Saat peristiwa tersebut kebakaran terjadi, penghuni rumah sedang tertidur. Mereka terbangun saat mendengar teriakan warga sehingga langsung melarikan diri dan dapat selamat dari maut. Demikian dikatakan Sri Wahyuni korban kebakaran.

BACA JUGA :  Karier Tak Kunjung Naik? Bisa Jadi 7 Kebiasaan Ini Diam-Diam Menghambat Kesuksesan Anda

“Saat kebakaran tak ada yang bisa diselamatkan. Apinya begitu cepat menjalar,” ujar Sri, Senin (21/11/2022).

Seusai kebakaran, akitivitas pabrik terhenti dan tertutup. Sejauh ini belum diketahui penyebab kebakaran. Para korban kebakaran ini berharap adanya bantuan dari pemerintah dan pihak perusahaan karena kehilangan tempat tinggal. (net)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================