Penyakit yang dapat terjadi antara lain impetigo (bisul) di dalam lubang hidung dan vestibulitis (peradangan pada bagian depan rongga hidung).

  1. Menyebarkan Bakteri atau Sumber Penyakit

Mukus hidung yang kering atau upil berasal dari cairan hidung disertai berbagai macam kuman. Tangan yang digunakan anak untuk ngupil bisa menjadi media penyalur penyebaran kuman, terutama bila anak tidak mencuci tangan setelahnya.

  1. Rusaknya Rongga Hidung

Kebiasaan anak ngupil terlalu sering dapat menyebabkan rongga hidung anak meradang dan membengkak. Kondisi ini kemudian dapat menyebabkan penyempitan pada rongga hidung, sehingga dapat mengganggu aliran udara yang masuk melalui hidung.

  1. Mimisan

Pada anak yang sering ngupil, dampak buruk yang paling sering ditemukan adalah mimisan. Karena gesekan dari kuku atau ujung jari terus terjadi, mengupil bisa menyebabkan pembuluh darah yang rapuh pada hidung pecah.

BACA JUGA :  Kenali Tanda Bayi Tidak Cocok Susu Formula, Orang Tua Perlu Waspada

Pecahnya pembuluh darah pada hidung inilah yang bermanifestasi sebagai mimisan.

  1. Kerusakan Septum Hidung

Bahaya ngupil lainnya yang bisa terjadi pada anak adalah kerusakan septum hidung. Kondisi ini lebih jarang terjadi, tetapi dapat muncul karena kebiasaan ngupil terus-menerus.

Akibat gesekan dan dorongan dari ujung jari atau kuku saat mengupil, septum hidung dapat mengalami kerusakan hingga berlubang.

Lantas bagaimana cara mengatasi anak yang suka ngupil?

  1. Ketahui dan Atasi Penyebab Hidung Anak Berlendir

Banyaknya sekret yang dihasilkan hidung bisa jadi merupakan pemicu utama anak sering ngupil. Apabila penyebabnya diketahui dan bisa diatasi, maka anak tidak akan memiliki keinginan untuk mengupil lagi.

  1. Ajari Cara Mengeluarkan Sekret di Hidung
BACA JUGA :  Bermain Lego Bukan Sekadar Hiburan, Ini 9 Manfaat Besarnya bagi Tumbuh Kembang Anak

Biasanya anak suka ngupil karena risi dengan kotoran di hidungnya yang mengganggu.

Dengan mengajarkan cara mengeluarkan kotoran di hidung dengan benar, kemungkinan mengumpulnya kotoran di lubang hidung akan berkurang. Dengan demikian, anak tidak lagi perlu mengupil.

  1. Jelaskan Bahaya Ngupil kepada Anak

Anak yang berusia lebih besar akan lebih mudah diajak bekerja sama bila ia mengetahui alasan diminta melakukan sesuatu. Maka itu, luangkanlah waktu untuk menjelaskan kepada anak tentang bahaya yang bisa ditimbulkan dari kebiasaan mengupil.

  1. Alihkan Perhatian Anak

Anak sering ngupil bisa disebabkan rasa bosan ketika tidak sedang melakukan aktivitas apapun. Coba ajak anak melakukan aktivitas menyenangkan untuk mengalihkan perhatiannya dari kebiasaan mengupil. (*)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================