BOGOR-TODAY.COM, BOGOR – Salah satu kunci untuk menuju ke arah yang lebih baik dalam pengembangan bisnis skincare yang dilakukan apoteker menjalin kolaborasi dengan dokter spesialis kulit.

Hal itu disampaikan Dokter Ahli Kulit dan Kelamin, Dr. dr. Raendi Rayendra, SpKK, M.Kes, FINSDV, FAADV didepan ratusan apoteker se-Kota Bogor saat menjadi narasumber seminar bertajuk “Glow Your Skin, Grow Your Business” yang digelar Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kota Bogor di Bigland Hotel International and Convention Hall, Minggu (4/12/2022).

“Kebetulan saya juga seorang dokter yang senang untuk mengembangkan sesuatu yang notabene bukan bidang saya, yaitu apoteker. Apoteker juga perlu kolaborasi dengan dokter. Nah, saya senangnya di sini, jadi kita bisa bicara bahwa membuka peluang buat dokter yang secara keilmuannya adalah praktisi dengan orang laboratorium yang bisa mengembangkan suatu produk menjadi produk unggulan,” paparnya.

Baca Juga :  Jelang Perayaan Bogor Street Fest CGM 2023, Polisi Berlakukan Rekayasa Arus Lalu Lintas, Berikut Titik Lokasinya

Dr. dr Raendi melanjutkan, adanya kolaborasi yang dilakukan perkembangan dunia skincare jadi lebih baik. Dalam arti kata, bukan hanya memproduksi secara keilmuan apoteker, tetapi jika ada kolaborasi dengan dokter spesialis kulit yang secara klinisi itu akan lebih baik.

Baca Juga :  AS Mengalami Kerugian Mencapai 5,4 Miliar Dolar, Terkait Pinjaman Bantuan COVID-19

Secara peluang bisnis, menurutnya, skincare akan terus berkembang kedepan. Bahkan bila menengok pada masa pendemi Covid-19 kemarin, satu-satunya bidang farmasi yang tidak turun adalah skincare. “Jadi, skincare mungkin 10 tahun kedepan akan menjadi tren dan terus berkembang, karena selalu ada kebaruan yang didapatkan dari bidang farmasi ini,” katanya.

Aa Dokter Raendi sapaan akrabnya mengatakan, seorang apoteker juga bukan hanya bisa memproduksi produk, termasuk menjalin kolaborasi lagi dengan pihak marketing, sehingga bisa mengembangkan pasar skincare itu sendiri.