
Contohnya seperti dermatitis, dan mengurangi efek penuaan pada kulit. Biji bunga matahari juga mengandung zinc, magnesium, kalsium, dan fosfor yang baik untuk kesehatan tulang.
- Diabetes
Efek kuaci pada gula darah dan diabetes tipe 2 telah diuji dalam beberapa penelitian dan tampak menjanjikan, meski dibutuhkan penelitian lebih lanjut.
Studi pada PubMed menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi 30 gram kuaci setiap hari, mengalami penurunan gula darah sekitar 10 persen dalam waktu enam bulan. Hal tersebut jika dibandingkan dengan pola makan biasa. Efek penurunan gula darah dari kuaci kemungkinan disebabkan oleh senyawa tanaman asam klorogenat.
- Mengurangi peradangan
Biji bunga matahari menawarkan manfaat antiinflamasi berkat kandungan vitamin E, flavonoid, dan senyawa tumbuhan lain yang dapat mengurangi peradangan.
Sebuah penelitian menemukan bahwa mengonsumsi kuaci dan jenis biji lainnya sebanyak lebih dari lima kali setiap minggu, dapat menurunkan peradangan.
Selain itu, konsumsi kuaci secara rutin dapat menurunkan faktor risiko beberapa penyakit kronis.
- Meningkatkan energi
Tingkat protein yang tinggi dalam kuaci juga dapat membantu meningkatkan energi tubuh. Ditambah lagi dengan adanya nutrisi lain seperti vitamin B dan selenium yang juga membantu tubuh tetap berenergi.
Vitamin B1 (juga dikenal sebagai thiamin) yang terkandung dalam kuaci dapat membantu tubuh mengubah makanan menjadi energi. Sementara itu, selenium dapat meningkatkan aliran darah dan memberikan banyak oksigen ke tubuh.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














