BOGOR-TODAY.COM, JAKARTA – Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG, Fahry Rajab meminta masyarakat mewaspadai potensi hujan lebat di seluruh wilayah Indonesia. Pasalnya, kita sudah berada di periode puncak musim hujan.

“Sekarang kita ada di periode puncak musim hujan sampai dengan Februari, intensitas hujan harian skalanya sangat lebat,” ujar Fahry kepada CNNIndonesia.com, Selasa (27/12).

“Tentu masyarakat perlu mewaspadai kondisi potensi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat ini, waspada dampaknya yaitu potensi bencana hidrometereologis seperti banjir, banjir bandang longsor,” imbaunya.

BACA JUGA :  KaBogorFest 2026 Resmi Dibuka, Bupati Bogor Ajak Masyarakat Meriahkan HJB ke-544

Fahry menjelaskan pihaknya telah memberikan informasi bahwa saat ini wilayah Indonesia termasuk Jabodetabek masuk dalam periode puncak musim hujan. Jadi, dalam beberapa hari ke depan ada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, terutama di sejumlah wilayah.

“Dalam beberapa hari ke depan memang ada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, terutama di seluruh Jawa, termasuk Jabodetabek, Bali, NTT, Sumatra bagian selatan, Sulawesi bagian selatan dan tenggara,” terang Fahry.

Menurutnya, ada beberapa faktor dinamika atmosfer yang mempengaruhi kondisi cuaca di Indonesia antara lain aktifnya monsoon Asia saat ini, adanya seruakan dingin yang berasal dari daratan Siberia masuk ke wilayah Indonesia, dan adanya gelombang atmosfer dari samudra Hindia menuju Samudra Pasifik yang melewati wilayah Indonesia.

BACA JUGA :  Charger Ponsel Dibiarkan Tercolok Terus di Stopkontak, Amankah? Ini Penjelasannya
Selain itu, kondisi cuaca Indonesia saat ini juga dipengaruhi adanya distribusi pusat tekanan rendah di selatan Indonesia dan faktor lokal seperti kondisi geografis, angin darat, dan angin laut.
“Itu semua berpengaruh terhadap kondisi cuaca di Indonesia,” kata Fahry.
Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================