Oleh : Heru B Setyawan (Pemerhati Pendidikan Kota Bogor)

SEIRING kita melihat tulisan di depan toko, mall, rumah atau di tempat umum yang berbunyi “Dilarang parkir di sini, kecuali bagi pembeli” ada juga yang berbunyi “Dilarang jualan di sini”. Dan lain-lain yang intinya semua berisi larangan, karena yang punya toko, mall, rumah atau di tempat umum tersebut terganggu dengan hal tersebut.

Dari hal tersebut di atas dapat penulis simpulkan bahwa manusia itu cenderung kikir dan egois, ya karena kita tidak memberi tempat parkir dan tempat jualan kepada orang lain. Kan lebih baik kita memberi tempat untuk tukang parkir dan jualan bagi pedagang kaki lima. Ini mumpung ada kesempatan berbuat baik kepada orang lain.

Baca Juga :  Ini kata Mantan PM Pakistan Soal Ledakan Bom di Masjid Peshawar Pakistan

Kikir tidak saja tidak pernah memberi barang kepada orang lain, atau tidak mau bersedekah, tapi tidak memberi kemudahan atau tidak memberi manfaat bagi orang lain, padahal mereka bisa melakukannya, menurut penulis juga termasuk kikir. Bukankah orang yang paling baik adalah orang yang paling bermanfaat bagi orang lain dan lingkungannya.

Baca Juga :  Sopir Angkot Perkosa Pelajar di Sergai Hingga Hamil, Dinikahi Siri lalu Ditinggal Kabur

Seperti yang terdapat pada Hadist berikut“Dan sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.” (HR. Al-Qadlaa’iy dalam Musnad Asy-Syihaab no. 129). Dari pada tanah tidak digunakan untuk apa-apa, ya lebih baik dan bermanfaat digunakan untuk parkir atau jualan.

Tapi yang namanya manusia ada yang suka membantu orang, tapi ada juga yang sulit untuk membantu orang. Bahkan ada orang yang merasa bahagia jika bisa membantu dan memberi kemudahan bagi orang lain.