
“Data terakhir menunjukkan di Kota Bogor ada sekitar tiga ribu penderita HIV. Dan ini adalah fenomena gunung es, yang hanya terlihat di permukaan saja. Belum lagi penyebab – penyebab terjadinya kasus HIV/Aids ini,” jelas Dedie.
Dedie melanjutkan, film yang meraih banyak penghargaan internasional ini juga bisa dinilai mudah dicerna untuk penontonnya. Sehingga edukasi – edukasi yang menjadi bumbu dalam film ini bisa dirasakan betul.
“Film ini juga bisa sebagai alat sosialisasi dan di teman – teman dinas bisa juga dijadikan salah satu media untuk menyampaikan bahwa HIV itu tidak selalu menakutkan. Justru (penderita) HIV ini harus dibantu. Film ini bagus dan sangat inspiratif,” sebut Dedie.
Tak hanya Dedie dan Yantie Rachim, nobar juga diramaikan para kepala OPD, seperti Kepala Diparbud, Kepala DP3A, dan Kepala Dinas PUPR beserta jajarannya.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















