Membangun Karakter Melalui Membaca

CEO Nyalanesia, W. Leonardo Fitres mengapresiasi gerakan literasi Kota Bogor yang luar biasa dan banyak yang sudah dilakukan sehingga menghasilkan banyak prestasi.

Pada kesempatan itu, Fitres menyampaikan bahwa bahasa adalah identitas suatu daerah yang mengikat dan mentransfer pendidikan.

“Ilmu maupun sejarah disampaikan melalui bahasa. Bisa dalam bentuk cerita dengan nilai-nilai yang disampaikan dan terdokumentasikan dalam gambar serta simbol pada akhirnya berbentuk huruf hingga muncul tulisan yang menceritakan sejarah,” katanya.

“Kehadiran kami untuk mencoba melengkapi apa yang sudah ada di Kota Bogor melalui kolaborasi yang kami upayakan, diantaranya poin apa yang bisa kita lakukan untuk tujuan bersama dalam meningkatkan literasi di Kota Bogor bersama dinas terkait dengan dukungan bapak wali kota,” katanya.

BACA JUGA :  Momen HJB ke-544, Jaro Ade dan Pengcab IMI Kabupaten Bogor Susuri Jejak Raden Ipik dari Jasinga hingga Malasari

Dalam kegiatan diskusi pengembangan literasi, hadir penggerak literasi nasional Nyalanesia, Yulianti Basri, peneliti sastra Indonesia, Maman S. Mahayana dan Dani Susanto seorang dosen FIB UI yang juga penerjemah bagi Direktur Institut Kebudayaan Italia Jakarta, Maria Battaglia dari Italia. Kim You Soo seorang dosen, penerjemah sekaligus peneliti dari Korea hadir secara virtual.

BACA JUGA :  Uban Muncul di Usia Muda? Ini Berbagai Faktor yang Bisa Menjadi Penyebabnya

Penandatangan kesepakatan bersama antara Pemkot Bogor dengan Nyala Masa Depan Indonesia (Nyalanesia) tentang pengembangan program literasi sekolah di Kota Bogor menjadi penutup kegiatan yang disaksikan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor dan Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Diarpus) Kota Bogor, Kabag Tapem dan Kabag Prokompim Setda Kota Bogor.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================