
BOGOR-TODAY.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan musim kemarau akan dimulai lebih awal dari biasanya pada tahun 2023 di sebagian besar wilayah Tanah Air.
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyebut wilayah yang diprediksi bakal mengalami awal musim kemarau yakni sebagian pulau, Bali, Sumatera Utara, Nusa Tenggara, Sulawesi dan sebagian Kalimantan.
Menurut Dwikorita, hampir sebagian wilayah Indonesia akan mengalami musim kemarau pada tahun 2020 yang lebih kering dari biasanya. Istilah BMKG disebut “di bawah normal”.
Musim kemarau itu dipicu akibat Fenomena La Nina.
“Saat ini sudah kembali normal bahkan ada potensi El Nino, artinya bisa lebih kering lagi, apalagi dibandingkan tiga tahun terakhir,” jelas Dwikorita.
BMKG mencatat ada 327 zona musim atau 7 persen wilayah Indonesia mengalami musim kemarau yang lebih kering.
Daerah yang mungkin lebih kering adalah Aceh Utara, sebagian Sumatera Utara, Riau Utara, Sumatera Selatan.
Juga sebagian besar Jawa, Bali, sebagian Nusa Tenggara, Kalimantan Selatan, sebagian Sulawesi, Maluku Utara, Papua Barat Selatan dan Papua Selatan. (*)
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















