
“Panjang Jembatan Rawayan sekitar 125 meter, nggak heran kalau biaya pembangunnannya juga sampai satu miliar, terlebih lagi posisinya dengan panorama Cisadane ” jelas Daden.
Ia menambahkan, untuk pembuatan jembatan ini menghabiskan anggaran mencapai satu miliar. Di mana pelaksanaan pembangunannya Pemerintah Kabupaten Bogor bekerjasama dengan Korem 061/Suryakencana Bogor.
“Biasanya jembatan Rawayan ramai pengunjung pada hari Sabtu dan Minggu, apalagi pada hari libur besar seperti hari raya dan nataru. Terdapat suatu waktu dimana jembatan penuh dengan pengunjung sanking ramainya,” tutur Neneng yang bekerja sebagai salah satu tukang parkir disana.

Maka dari itu sebulan setelah jembatan di sahkan oleh bupati Bogor, kendaraan roda dua dilarang untuk melewati jembatan Rawayan. Mengingat posisi jembatan tepat diatas sungai Cisadane yang sewaktu-waktu terdapat angin yang berhembus kencang. Kelebihan muatan juga diantisipasi oleh pihak pengelola demi keselamatan bersama yang dituliskan pada papan informasi.
Daden berharap baik warga setempat maupun wisatawan yang berkunjung untuk menikmati keindahan jembatan ini dapat bersama-sama menjaga dan memelihara kebersihannya.
“Semoga beberapa tahun kedepan, fasilitas ini masih tetap terawat dan utuh bentuknya, atau mungkin diperlebar dan dikokohkan lagi,” pungkasnya. (*/Aisyah Sihombing)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















