Tirta Pakuan Pindahkan Pipa Distribusi Air Bersih di Jembatan Otista

Tim Perumda Tirta Pakauan mengecek proses revitalisasi Jembatan Otista.

BOGOR-TODAY.COM, BOGOR – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor akan segera merelokasi jaringan pipa distribusi disekitar Jalan Jembatan Otista untuk mendukung program revitalisasi Jembatan tersebut.

Relokasi akan dilakukan pada pertengahan bulan ini, setelah pembangunan Jembatan Otista selesai.

Diketahui terdapat pipa distribusi air bersih berdiameter 15 inci dan pipa distribusi air bersih berdiameter 6 inci yang dipasang dibawah jembatan sepanjang 34 meter.

Pipa-pipa tersebut dibangun dibawah Colombo Plan 1970, yang berarti sudah 53 tahun berlalu sejak pipa-pipa tersebut dipasang untuk menyediakan air bersih bagi masyarakat Bogor.

Jembatan ini merupakan salah satu akses bagi Presiden Joko Widodo untuk menuju Istana Bogor.

Ardani Yusuf, Direktur Teknik Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor mengatakan, bahwa pipa-pipa distribusi air bersih milik Perumda Tirta Pakuan akan segera dipindahkan.

BACA JUGA :  Lapak Rongsokan di Citeureup Ludes Dilahap Si Jago Merah

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak Dinas PUPR Kota Bogor untuk pemindahan kedua pipa tersebut, dengan tidak mengganggu pelayanan air bersih kepada masyarakat, terutama di wilayah Tegallega, Tegal Manggah, Babakan, Cidangiang, Kompleks IPB, Bogor Baru dan sekitarnya,”ujar Ardani beberapa waktu lalu.

Rencana relokasi pipa akan dilakukan dengan dua tahap. Pertama, pemutusan sementara pipa AC 6” dan pembuatan jembatan sementara pipa AC diameter 15” beserta relokasi pipa tersebut.

Kedua, pembangunan jembatan permanen untuk pipa HDPE 6” dan HDPE 16”.

“Dalam kegiatan tersebut sekaligus kita melakukan penggantian pipa AC menjadi pipa HDPE dengan panjang 250 meter, ”kata Ardani.

“Kami terus berkoordinasi dengan PUPR untuk realisasi rencana kegiatan yang pertama, pihak PUPR harus segera membangun jembatan sementara agar kita dapat merelokasi pipa AC 15”.

BACA JUGA :  Menu Bekal dengan Dada Ayam Goreng Panir yang Renyah dan Enak

Karena kalau pipa tidak terelokasi akan menghambat kegiatan konstruksi pembangunan Jembatan Otista. Untuk merelokasi secara keseluruhan, kita menunggu pembangunan jembatan pipa permanan selesai.

Dirtek akan terus berkoordinasi dengan PUPR agar pipa distribusi Tirta Pakuan tidak sampai terganggu oleh kegiatan pembongkaran, karena pasokan air bersih di pipa eksisting masih berjalan.

“Seperti kejadian beberapa hari lalu, saat pipa kita ada masalah, langsung bisa cepat diperbaiki. Tapi kami berharap kejadian-kejadiaan seperti itu tidak terjadi lagi selama proses revitaliasi,” kata mantan Manager Perencanan dan Pengawasan Teknik Tirta Pakuan itu. (*)

Bagi Halaman
======================================
======================================
======================================