kesehatan hewan kurban
Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Bogor memastikan hewan kurban terbebas dari virus lato-lato atau Lumpy Skin Disease (LSD). Foto : Istimewa.

BOGOR-TODAY.COM, BOGOR – Dinas Perikanan dan Peternakan atau Diskanak Kabupaten Bogor melakukan pengecekan kesehatan hewan kurban di sejumlah peternakan, serta pedagang menjelang Idul Adha 2023, Jumat 9 Juni 2023.

Pengecekan kesehatan hewan kurban itu dilakukan menyusul terkait maraknya virus lato lato atau Lumpy Skin Disease (LSD).

Plt. Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor, Muliadi mengatakan, pihaknya turun langsung melakukan pengecekan untuk memastikan kesehatan hewan qurban bebas dari virus atau penyakit jelang Idul Adha 2023.

Ia menyebut, pengecekan hewan kurban di wilayah Kabupaten Bogor ini digencarkannya sejak H-30. Dengan melibatkan 50 mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB), kata dia, Diskanak akan rutin melakukan pengecekan kesehatan terhadap hewan kurban hingga hari raya Idul Adha tiba.

“Menjelang hari raya Idul Adha tim Diskanak Kabupaten Bogor rutin melakukan pengecekan kesehatan terhadap hewan kurban. Baik di peternakan juga lapak-lapak penjual hewan kurban,” papar dia.

BACA JUGA :  Kehamilan di Usia 40-an: Tidak Selalu Aman Jika Disertai Penyakit Berat

Dengan demikian, Muliadi mengimbau agar masyarakat memilih hewan kurban yang sudah dilakukan pemeriksaan oleh dokter hewan atau petugas Diskanak dengan bukti Surat Keterangan Kesehatan Hewan Qurban (SKK HQ).

kesehatan hewan kurban

Sementara itu, Sub Koordinator Kesehatan Masyarakat Veteriner, Diskanak Kabupaten Bogor, Hardy Herdiawan mengungkapkan bahwa, pihaknya kini sudah menyebar tim dari Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) di enam wilayah Kabupaten Bogor.

“Enam wilayah itu yakni, Cibinong, Babakan Madang, Jonggol, Sindang Barang, Pamijahan dan Cigudeg,” ujar Hardy.

Selain dilakukan pemeriksaan, Diskanak kerap melakukan sosialisasi kesehatan ternak dan cara memotong hewan kurban yang halal sesuai dengan syariat Islam.

“Meskipun kasus PMK sudah tidak ditemukan di Kabupaten Bogor, proses pemotongan hingga pembagian hewan qurban kami tetapkan protokol seperti tahun lalu saat terjadi PMK,” tandas dia.

BACA JUGA :  Bogor Kota, Sudahkah Tertata?

Ia mengingatkan agar masyarakat Kabupaten Bogor lebih berhati-hati dan waspada untuk memilih hewan kurban menjelang Idul Adha ini.

Tak hanya itu, Hardy juga menjelaskan ciri-ciri hewan terjangkit penyakit lato lato, diantaranya adalah, munculnya nodul yang keras (benjolan) dengan diameter 2 sampai 5 sentimeter dan terdapat di kepala, leher, tungkai, kaki, ekor, serta ambing.

“Pada kasus yang serius, nodul dapat menutupi di hampir seluruh bagian tubuh artinya hewan tersebut terjangkit penyakit lato-lato. Hindari jika ditemukan hewan qurban dengan ciri-ciri tersebut,” tugkasnya. (Mutia Dheza Cantika)

Baca Berita dan Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================