Membangun Kabupaten Bogor Dengan Cara Pendekatan Lingkungan, Begini Kata Sekda Burhanudin

KABUPATEN BOGOR
Burhanudin mengungkapkan, tujuan forum konsultasi publik merupakan sarana untuk mengidentifikasi dan merumuskan isu RPJPD Kabupaten Bogor tahun 2025-2045. (FOTO : Humas/ Diskominfo Kab. Bogor)

BOGOR-TODAY.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin ajak perangkat daerah di lingkup Pemerintah Kabupaten Bogor melakukan pembangunan berdasarkan pendekatan sumber daya alam dan lingkungan.

Perumusan isu pembangunan berkelanjutan dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) dalam rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJPD) tahun 2025-2045 Kabupaten Bogor.

Burhanudin mengungkapkan, tujuan forum konsultasi publik merupakan sarana untuk mengidentifikasi dan merumuskan isu RPJPD Kabupaten Bogor tahun 2025-2045.

Menurutnya, kajian KLHS dan perencanaan pembangunan saling terintegrasi dengan dokumen perencanaan pembangunan.

Tujuannya untuk memastikan bahwa prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan telah menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan.

“Pembangunan daerah ke depan harus berdasarkan pada pendekatan sumber daya alam dan lingkungan, ekoregion dan kelestarian keanekaragaman hayati,” katanya.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Kabupaten Bogor Ajak Pemuda Perkuat Persatuan di Hari Lahir Pancasila

“Serta pendekatan ekonomi dan pemanfaatan sumber daya alam harus dapat menginternalisasikan kepentingan generasi akan datang,” imbuhnya.

Perlu diketahui, KLHS RPJPD Kabupaten Bogor Tahun 2025-2045 diharapkan menjadi pedoman bagi semua pemangku kepentingan di dalam proses perumusan kebijakan.

Agara mampu mendorong terciptanya keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan sosial dengan Kapasitas Daya Dukung Dan Daya Tampung Lingkungan Hidup (DDDT LH).

Burhanudin menambahkan, penyusunan kebijakan, rencana, atau program hendaknya meminimalkan trade off antara program pembangunan dengan daya dukung.

Dan daya tampung lingkungan hidup serta mendorong perencanaan pembangunan agar mengarah ke green development atau pembangunan hijau.

BACA JUGA :  Bupati Bogor Ajak Penggiat Lingkungan Perkuat Kolaborasi Wujudkan Kabupaten Hijau Berkelanjutan

“Koordinasi antar pemangku kepentingan menjadi kunci dalam penyusunan kebijakan, rencana atau program agar dapat mencapai target sektoral di bidang ekonomi, sosial, lingkungan hidup, serta tata kelola kelembagaan,” terangnya.

Burhanudin berharap melalui kegiatan ini para peserta dapat berpartisipasi aktif untuk memberikan input, saran, baik dari aspek, ekonomi, lingkungan, sosial maupun tata kelola, kelembagaan.

“Sehingga input tersebut dapat menjadi bagian penting dan memberikan warna pada KLHS RPJPD Kabupaten Bogor tahun 2025-2045,” tukasnya. ***

 

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================