Kota dan Kabupaten di Jawa Barat Tandatangani Kesepakatan Soal Pendanaan Pemilu Serentak

Kesepakatan bersama Kota dan Kabupaten se-Jawa Barat dalam pendanaan Pemilu 2024.

BOGOR-TODAY.COM – Sekretaris daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah mewakili Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama 26 kabupaten/kota di Jawa Barat melakukan penandatangan kesepakatan bersama antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) dengan Pemerintah daerah kabupaten/kota se-Jawa Barat tentang komponen pendanaan bersama pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak tahun 2024 di Aula Barat Gedung Sate, Bandung, Rabu (21/6/2023).

Dalam kegiatan penandatanganan tersebut, hadir Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil beserta jajaran Pemprov Jabar, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat, Rifqi Ali Mubarok, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat, Abdullah.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan, pemilihan umum serentak yang akan dilaksanakan tahun 2024 mendatang merupakan sejarah karena pertama kalinya dilaksanakan di Indonesia.

Untuk memastikan tidak ada komponen yang terlewat, sehingga menyebabkan dinamika yang tidak diperlukan dalam kelancaran proses kepanitiaan Pemilu. Untuk itu dalam hal ini ada 9 komponen yang harus dibiayai sesuai aturan yang berlaku.

BACA JUGA :  BKN Tegaskan Poster CPNS 2026 yang Beredar di Medsos adalah Hoaks

“Dan pemerintah provinsi Jawa Barat dengan keikhlasan dan juga rasa cinta kepada daerah kami mengambil alih 7 komponen, jadi bapak ibu (daerah) hanya (membiayai) untuk dua komponen, sehingga Jawa Barat menyiapkan anggaran sekitar Rp 700-an miliar. Sehingga daerah hanya menyiapkan di bawah Rp 100 Miliar. Jadi kami selaku pembina mengambil porsi yang proporsional,” ujarnya.

Dari data pemilihan umum sebelumnya, Jawa Barat memiliki track record penyelenggaraan Pemilu yang sangat prestatif yang ke depan harus terus dipertahankan. Untuk terus menjaga kondusifitas, selain pengamanan, perlu juga ada kejelasan aturan dari KPU dan juga ketegasan dari Bawaslu.

Dari data Pemilu tahun 2019 jumlah pemilih mencapai kurang lebih 33 juta orang, saat ini data penduduk potensial pemilih Pemilu yang diinformasikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Pemilih di Jawa Barat mencapai 35.873.173 orang dengan proyeksi jumlah TPS untuk kebutuhan Pemilu 2024 148.432 untuk 27 kabupaten/kota di Jabar.

BACA JUGA :  Kehamilan di Usia 40-an: Tidak Selalu Aman Jika Disertai Penyakit Berat

“Saat ini ada penambahan jumlah pemilih dari Pemilu sebelumnya, yang semula 33 kini 35. Artinya bertambah sekitar 2 juta pemilih pemula di Jawa Barat,” kata Ridwan Kamil.

Ia berharap persentase tingkat partisipasi masyarakat untuk datang ke TPS yang pada tahun sebelumnya berjalan baik dengan tingkat kedatangan mencapai 79 persen bisa ditingkatkan menjadi di atas 80 persen.

“Sehingga para calon, selain berkampanye dirinya, tolong juga edukasi untuk memotivasi mengingatkan,  sehingga jangan apatis. Karena dari hasil survei dari ratusan juta pemilih baru yang peduli politik kurang dari 20 persen,” katanya.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================