Biadab, Pasukan Zionis Israel Membunuh Remaja Palestina di Pos Pemeriksaan

ZIONIS ISRAEL_PALESTINA
Pos pemeriksaan itu di pos militer Qalandia di Tepi Barat yang diduduki saat kejadian pasukan Zionis Israel menembak mati remaja Palestina. (FOTO : Dok. Aljazeera)

BOGOR-TODAY.COM – Seorang remaja Palestina tewas kehabisan darah setelah ditembak pasukan Zionis Israel di pos pemeriksaan.

Pos pemeriksaan itu di pos militer Qalandia di Tepi Barat yang diduduki saat kejadian pasukan Zionis Israel menembak mati remaja Palestina.

Ishaq Hamdi Ajlouni, 17, ditembak dan dibunuh oleh pasukan Zionis Israel setelah dia melepaskan tembakan di pos pemeriksaan, melukai seorang penjaga keamanan, kata kantor berita itu.

Brigade Syuhada Al-Aqsa mengklaim Aljouni sebagai anggota. Kelompok itu adalah sayap bersenjata Fatah.

Gerakan yang mengendalikan Otoritas Palestina, yang memiliki pemerintahan sendiri yang terbatas di wilayah pendudukan.

“Pejuang heroik kami dapat secara langsung menargetkan tentara pendudukan Zionis Israel di pos pemeriksaan Qalandia,” kata brigade tersebut dalam sebuah pernyataan, seperti mengutip dari Aljazeera.com.

Polisi mengatakan pemuda bersenjata itu, dari lingkungan Kufr Aqab di utara pos pemeriksaan, menggunakan senapan M-16 untuk melakukan penembakan.

BACA JUGA :  Puncak HJB ke-544, Pemkot Bogor Tabur Penghargaan Bagi Masyarakat Kontributif dan Mitra Strategis

Pos pemeriksaan Qalandia adalah gerbang utama yang digunakan oleh warga Palestina antara Yerusalem timur yang diduduki dan Ramallah, tempat kedudukan Otoritas Palestina di Tepi Barat.

Kekerasan telah melanda Tepi Barat minggu lalu sejak pasukan Israel menyerbu kamp pengungsi Jenin untuk menangkap dua tersangka pada hari Senin.

Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia Volker Turk pada hari Jumat mengecam penggunaan persenjataan militer canggih Zionis Israel dalam serangan itu.

Sementara Amerika Serikat mengatakan pada hari yang sama bahwa pihaknya secara aktif terlibat dengan Israel setelah lonjakan kekerasan.

Pasukan Zionis Israel mengerahkan helikopter tempur selama penggerebekan kamp Jenin – yang pertama dalam 20 tahun di Tepi Barat.

Sengan helikopter tempur menghantam kamp dan, selain kematian, melukai 91 orang lainnya warga Palestina.

BACA JUGA :  Bolehkah Kulit Hewan Kurban Dijual? Ini Penjelasan Hukumnya dalam Islam

Sehari setelah serangan mematikan itu, orang-orang bersenjata Palestina membunuh empat pemukim Israel di sebuah pom bensin antara kota Ramallah dan Nablus di Palestina.

Beberapa jam setelah penembakan itu, pemukim Israel menyerbu kota-kota Palestina, membakar properti dan menghancurkan mobil, menewaskan seorang pria Palestina.

Ketegangan di wilayah tersebut telah tinggi karena Zionis Israel telah memperluas serangan militernya di wilayah pendudukan dalam beberapa bulan terakhir di bawah pemerintahan sayap kanannya.

Lebih dari 700.000 orang Israel tinggal di permukiman ilegal yang tidak diakui oleh hukum internasional di Tepi Barat yang diduduki dan Yerusalem Timur yang diduduki, yang direbut Israel dalam Perang 1967. ***

 Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================