Jaga Warisan Budaya, Ribuan Anak Ramaikan Pagelaran Seni Tari dan Penca Kolosal di Kota Bogor

Kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor, Bima Arya meminta kegiatan seperti ini untuk lebih dirutinkan agar ada regenerasi dan warga menjadi terbiasa dengan suguhan-suguhan seni budaya tradisional dan menikmatinya.

Bukan hanya di alun-alun, Bima Arya mempersilahkan untuk penyelenggaraan pagelaran seni budaya tradisional bisa mempergunakan di lokasi lain di Kota Bogor.

“Kalau bisa sebulan sekali, ini luar biasa. Tidak perlu repot-repot pakai kursi atau panggung, cukup ngagelar wae (menggelar saja), lesehan, yang penting ngumpulnya dan warisan budayanya. Rumawat pusaka kota, karena warisan bukan hanya bangunan tetapi juga budaya dan nilai-nilai,” tegasnya.

BACA JUGA :  Jalur Cepat Tegar Beriman Ditutup Malam Ini, Warga Diminta Cari Rute Alternatif

Kepala Disparbud Kota Bogor, Iceu Pujiati menyampaikan, kegiatan yang terselenggara berkat komitmen, kolaborasi dan sinergi sanggar, padepokan serta semua unsur terkait menjadi bukti nyata dalam melestarikan seni budaya Sunda di Kota Bogor.

BACA JUGA :  Ruben Onsu Ungkap Alasan Hentikan Nafkah untuk Sarwendah Selama 6 Bulan

“Kegiatan bertemakan Rumawat Pusaka ini berlangsung hingga malam hari dengan suguhan pagelaran rampak dalang anak dan senior Kota Bogor, wayang golek dan wayang bambu. Semoga ini menjawab kerinduan warga akan pertunjukan wayang golek maupun wayang bambu karya Ki Dalang Derajat asli dari Kota Bogor dan satu-satunya di Indonesia,” kata Iceu.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================