Google Kanada Bikin Kebijakan Untuk Menghapus Pencarian Berita, Ini Alasannya

“Ini menyamakan kedudukan dengan menempatkan kekuatan teknologi besar dan memastikan bahwa bisnis berita terkecil dapat memperoleh manfaat melalui rezim ini dan menerima kompensasi yang adil untuk pekerjaan mereka,” imbuh dia.

Tetapi raksasa teknologi AS Google mengatakan, proposal tersebut tidak berkelanjutan untuk bisnis mereka di Kanada.

Google berpendapat hukum Kanada lebih luas daripada di Australia dan Eropa, dengan mengatakan itu memberi harga pada tautan berita.

Yang ditampilkan dalam hasil pencarian Goole dan dapat berlaku untuk outlet yang tidak menghasilkan berita.

Pada hari Rabu, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengatakan kepada wartawan bahwa percakapan dengan Google mengenai undang-undang baru itu “sedang berlangsung”.

BACA JUGA :  Momen HJB ke-544, Museum Pajajaran Mulai Dibuka Resmi untuk Umum

“Penting bagi kami untuk menemukan cara untuk memastikan bahwa warga Kanada dapat terus mengakses konten dengan berbagai cara,” kata Trudeau.

“Akan tetapi kami juga melindungi jurnalisme independen yang memiliki peran mendasar dalam demokrasi kami,” imbuhnya.

“Kami tahu demokrasi hanya bekerja dengan media yang kuat, independen, beragam dan kami akan terus membela itu,” kata dia lagi.

Menurut angka pemerintah Kanada, pendapatan keseluruhan siaran televisi, radio, surat kabar, dan majalah Kanada turun hampir $4,5 miliar ($6 miliar dolar Kanada) antara tahun 2008 dan 2020.

Sejak 2008, setidaknya 474 outlet berita telah ditutup di 335 komunitas di seluruh Google Kanada.

BACA JUGA :  10 Strategi Memasak Hemat agar Pengeluaran Makan Tetap Terkendali di Tengah Kenaikan Harga

Outlet berita yang terpengaruh oleh keputusan Google akan didasarkan pada definisi pemerintah tentang “bisnis berita yang memenuhi syarat” saat aturan diselesaikan untuk diterapkan.

Google & Facebook telah menutup organisasi berita Kanada dari platform mereka. Keegoisan perusahaan sedang melumpuhkan demokrasi Kanada,” cuit Asosiasi Jurnalis Kanada.

“Dan memutuskan untuk menjadi diktator atas informasi apa yang dapat dicari, ditemukan, dan dikonsumsi oleh warga Kanada. Ini melanggar dasar-dasar internet terbuka,” tambahnya. ***

 

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================