Puluhan Ulama
Puluhan Ulama di Tasikmalaya Ramai-rami Polisikan Panji Gumilang. Foto : Istimewa.

BOGOR-TODAY.COM – Puluhan ulama dan pimpinan pondok pesantren (ponpes) di Tasikmalaya berbondong-bondong mendatangi Mapolda Jawa Barat, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung untuk melaporkan pimpinan ponpes Al-Zaytun Panji Gumilang atas dugaan penistaan agama.

“Melaporkan pimpinan pesantren atas nama Panji Gumilang, atas penodaan agama yang mana seliweran di media sosial,” kata Pimpinan Ponpes Darul Ilmi sekaligus Perwakilan Ulama Tasikmalaya Ruslan Abdul Gani ditemui di Mapolda Jabar kepada wartawan

Ia menyebutkan, dugaan penistaan agama yang sudah dilakukan oleh Panji terkait dengan pernyataan yang menyinggung Al-Quran merupakan karangan Nabi Muhammad, bukan berasal dari Allah SWT. Menurut dia, perkataan Panji sudah melukai umat Islam yang berada di Tasikmalaya.

BACA JUGA :  Gudang Rongsok di Babakan Madang Terbakar, Diduga Dipicu Percikan Las

“Dia mengakui bahwa Al-Quran bukan Kalamullah, buatan Nabi Muhammd, ini mencederai umat Islam,” ujarnya

Maka dari itu, Ruslan meminta kepada aparat kepolisian agar segera memproses laporan yang dilayangkan dan tidak tebang pilih dalam memproses hukum. Sebab, dikhawatirkan ujaran yang disampaikan oleh Panji akan menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

“Tasik akan menjadi usik apabila Panji Gumilang tidak segera diproses, jangan tebang pilih masalah hukum, kita harus adil,” ucapnya.

BACA JUGA :  Telur Ceplok atau Telur Dadar? Ini Penjelasan Gizi di Balik Sorotan Presiden Prabowo pada Program MBG

Hal senada juga disampaikan Tokoh Masyarakat Tasikmalaya Nanang Nurjamil. Kata Nanang, laporan yang dilayangkan itu merupakan bukti bahwa ulama tak diam dalam menyikapi perkataan Panji. Ia menilai, perkataan Panji berpotensi membuat gaduh masyarakat sehingga harus segera diproses oleh polisi.

“Pimpinan ponpes tidak diam dengan ulah yang dibuat Panji Gumilang sehingga gaduh Kamtibmas kalau dibiarkan, khawatir terganggu, keagamaan juga bisa terganggu,” tuturnya. (Net)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================