
BOGOR-TODAY.COM – Tim Laboratorium Forensik (Labfor) bersama Tim Penjinak Bom (Jibom) Brimob Polda Sulawesi Selatan mengungkapkan kronologi sebuah kamar kos meledak di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.
Kapolres Wajo AKBP Fatchur Rochman menyebut kejadian ledakan itu diduga berkaitan dengan gas yang berasal dari septic tank.
“Berdasarkan hasil olah TKP bahwa penyebab ledakan tersebut adalah unsur gas yang mirip yang ada di septic tank,” kata Fatchur dalam keterangannya.
Mulanya, kata Fatchur, penghuni kos menyalakan korek api saat hendak buang air besar. Api dari korek itu pun diduga memantik gas yang ada di dalam septic tank hingga muncul ledakan dari bawah.
“Korban menyalakan korek api dengan maksud untuk merokok sambil BAB sehingga untuk sementara dugaan Puslabfor Polda Sulsel itu yang memicu ledakan,” kata mantan Kasat Lantas Polrestabes Makassar itu.
Akibat kejadian tersebut, Fatchur mengatakan korban pun dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
“Saat ini, korban tengah mendapatkan perawatan medis di RS Hikmah Sengkang, Kabupaten Wajo,” tuturnya.
Meski demikian, kata Fatchur, pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan Laboratorium Forensik Polda Sulsel untuk mengetahui penyebab pastinya.
“Kami masih menunggu hasil yang lebih pasti dari Puslabfor Polda Sulsel terkait peristiwa tersebut,” ucap dia.
Satu orang penghuni kamar kos di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan dirawat di rumah sakit akibat ledakan.
Tim Laboratorium Forensik (Labfor) bersama Tim Penjinak Bom (Jibom) Brimob Polda Sulawesi Selatan memeriksa lokasi ledakan di salah satu kamar kos.
Kapolres Wajo AKBP Fatchur Rochman mengatakan kejadian tersebut diduga berasal dari gas di dalam kamar kos tersebut.
“Berdasarkan hasil olah TKP bahwa penyebab ledakan tersebut adalah unsur gas yang mirip yang ada di septic tank,” kata Fatchur, dikutip CNNIndonesia.com, Sabtu 8 Juli 2023.
Kemudian penghuni kos tersebut, saat akan buang air besar menyalakan korek api. Inilah yang memicu terjadinya ledakan.
“Korban menyalakan korek api dengan maksud untuk merokok sambil BAB sehingga untuk sementara dugaan Puslabfor Polda Sulsel itu yang memicu ledakan,” kata mantan Kasat Lantas Polrestabes Makassar itu.
Akibat kejadian tersebut, kata Fatchur, korban pun dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
“Saat ini, korban tengah mendapatkan perawatan medis di RS Hikmah Sengkang, Kabupaten Wajo,” tuturnya.
Meski demikian, kata Fatchur, pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan Laboratorium Forensik Polda Sulsel untuk mengetahui penyebab pastinya.
“Kami masih menunggu hasil yang lebih pasti dari Puslabfor Polda Sulsel terkait peristiwa tersebut,” ujarnya. (net)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















