BOGOR-TODAY.COM – Kepolisian akhirnya membongkar fakta-fakta kematian Bripda IDF yang tewas tertembak senjata api rakitan beberapa waktu lalu di Rusun Cikeas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Dirreskrimum Polda Jabar, Kombes Pol Surawan mengaku, kejadian polisi tembak polisi tersebut merupakan unsur ketidaksengajaan yang dilakukan oleh tersangka.
“Dari fakta yang ada ini adalah kelalaian yang dilakukan tersangka, sehingga menyebabkan senjata meletus dan mengenai rekannya sendiri,” kata Surawan dalam konferensi pers di Mako Polres Bogor, Selasa 1 Agustus 2023.
Kemudian, kata dia, tersangka sudah membawa senjata api rakitan tersebut di dalam tasnya dan membawa ke dalam asrama.
“Dia sudah membawanya ketika tersangka masuk ke kamar. Dia sudah membawa senjata di dalam tasnya,” jelas Surawan.
Ia menjelaskan, peristiwa ini sama sekali tidak ada unsur kesengajaan dari Bripda IMS dan Bripka IG. Sebab, tanpa sengaja pelatuk tertarik dan menembak Bripda IDF hingga tewas.
“Tidak ada kesengajaan. Mungkin dia lupa kemudian dimasukan dalam tas sudah ke kokang. Ketika senjata diangkat secara tidak sengaja pelatuk tertarik dan meletus,” ujar dia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















